CMM (Coordinate Measuring Machine) adalah alat ukur yang sangat akurat dan presisi yang umum digunakan di berbagai industri seperti kedirgantaraan, otomotif, dan medis. Meskipun terdapat berbagai jenis CMM, salah satu material yang paling umum digunakan sebagai alas CMM adalah granit. Granit merupakan pilihan material yang sangat baik karena kaku, stabil, dan menyediakan permukaan yang seragam bagi CMM untuk melakukan pengukuran.
Namun, memasang CMM pada alas granit saja tidak cukup untuk menjamin akurasi pengukuran yang optimal. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk memastikan CMM bekerja dengan sebaik-baiknya. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa faktor kunci yang perlu dipertimbangkan saat memasang CMM pada alas granit untuk mengoptimalkan akurasi pengukuran.
1. Kontrol Suhu
Pengendalian suhu adalah salah satu faktor paling penting yang harus diperhatikan. Granit memiliki koefisien ekspansi termal yang tinggi, yang berarti dapat memuai dan menyusut dengan perubahan suhu. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga suhu yang stabil di ruangan tempat CMM berada. Bahkan fluktuasi suhu kecil pun dapat menyebabkan granit memuai atau menyusut, yang akan mengakibatkan kesalahan pengukuran. Untuk menghindari hal ini, ruangan harus dikontrol suhunya, dan CMM harus diisolasi dari fluktuasi suhu eksternal.
2. Kontrol Getaran
Pengendalian getaran adalah faktor penting lainnya untuk memastikan akurasi pengukuran. Granit merupakan peredam getaran yang sangat baik, tetapi tetap rentan terhadap getaran dari sumber eksternal seperti mesin lain, jalan di dekatnya, atau bahkan lalu lintas pejalan kaki. Getaran ini dapat menyebabkan alas granit bergeser, sehingga mengakibatkan kesalahan pengukuran. Untuk meminimalkan dampak getaran eksternal, CMM harus ditempatkan di lokasi yang bebas getaran, dan sumber getaran eksternal apa pun harus diisolasi atau dilindungi.
3. Penyetelan Level
Memiliki alas granit yang benar-benar rata sangat penting untuk pengukuran yang akurat. Saat memasang CMM pada alas granit, alas tersebut harus diratakan dengan presisi tinggi. Prosedur perataan sangat penting karena penyimpangan kecil sekalipun dapat mengakibatkan kesalahan pengukuran. Oleh karena itu, disarankan agar perataan dilakukan menggunakan waterpas presisi dan diverifikasi menggunakan CMM itu sendiri.
4. Instalasi
Pertimbangan penting lainnya adalah pemasangan CMM pada dasar granit. CMM harus dipasang dengan sangat hati-hati dan presisi, untuk menghindari ketidaksejajaran atau kerusakan. Prosedur pemasangan harus dilakukan oleh profesional yang berkualifikasi dan berpengalaman untuk memastikan bahwa CMM terpasang dengan benar.
5. Pemeliharaan
Merawat CMM sangat penting untuk memastikan kinerja optimal dan akurasi pengukuran. Perawatan rutin pada mesin dan alas granit akan memastikan CMM beroperasi dengan optimal. Komponen yang aus atau rusak perlu segera diganti, dan alas granit perlu diperiksa secara berkala. Inspeksi dan prosedur perawatan rutin dapat mencegah kebutuhan perbaikan yang mahal dan meminimalkan dampak pada akurasi pengukuran.
Kesimpulan
Singkatnya, alas granit pada CMM sangat penting untuk akurasi pengukuran. Namun, pemasangan CMM pada alas granit saja tidak cukup untuk menjamin akurasi pengukuran yang optimal. Beberapa faktor kunci perlu dipertimbangkan, termasuk pengendalian suhu, pengendalian getaran, perataan, pemasangan, dan pemeliharaan. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, produsen dapat memastikan bahwa CMM mereka beroperasi dengan optimal, dan pengukuran yang akurat dilakukan secara konsisten.
Waktu posting: 01-Apr-2024
