Alas mesin granit merupakan pilihan yang sangat populer untuk Peralatan Pemrosesan Wafer karena stabilitasnya yang luar biasa dan karakteristik getaran yang rendah. Namun, alas mesin granit pun tidak sempurna, dan memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli.
Salah satu masalah terbesar dengan alas mesin Granit adalah bobotnya. Granit merupakan material yang sangat berat, sehingga alas mesin ini sulit diangkut, dipasang, dan diposisikan ulang jika Anda perlu memindahkan peralatan. Selain itu, bobot peralatan yang sangat besar dapat memberikan tekanan yang signifikan pada fondasi tempatnya terpasang, yang dapat mengakibatkan retakan dan kerusakan struktural lainnya.
Alas mesin granit juga rentan retak jika tidak ditangani dengan hati-hati. Granit merupakan material rapuh yang mudah retak jika terkena suhu ekstrem atau benturan tiba-tiba. Hal ini dapat menjadi masalah terutama pada peralatan pemrosesan wafer, yang membutuhkan operasi presisi dan rumit. Bahkan penyimpangan kecil dari parameter yang ditetapkan dapat menghasilkan produk berkualitas buruk.
Masalah lain dengan alas mesin Granit adalah kecenderungannya untuk menyerap kelembapan. Sebagai material berpori, Granit rentan terhadap penyerapan kelembapan, yang dapat menyebabkan korosi, noda, dan melemahnya struktur seiring waktu. Hal ini khususnya mengkhawatirkan ketika menggunakan alas mesin Granit di lingkungan yang lembap atau basah, karena paparan kelembapan yang berkepanjangan pada akhirnya dapat membahayakan integritas mesin.
Selain itu, basis mesin Granit bisa mahal, sehingga membatasi keterjangkauannya bagi beberapa usaha kecil dan menengah. Harga yang tinggi juga dapat menimbulkan tantangan dalam hal biaya perawatan dan perbaikan, karena keahlian dan peralatan khusus biasanya diperlukan untuk menangani masalah perbaikan atau perawatan apa pun pada peralatan tersebut.
Terakhir, perlu dicatat bahwa alas mesin Granit bukanlah material terbaik untuk semua jenis peralatan pemrosesan wafer. Berat Granit mungkin ideal untuk beberapa peralatan, tetapi dalam kasus lain, dapat menyebabkan beban yang tidak perlu, atau mungkin terlalu rumit untuk digunakan dalam operasi pemrosesan wafer yang presisi.
Kesimpulannya, meskipun alas mesin Granit merupakan material yang mapan untuk peralatan pemrosesan wafer, ia memiliki keterbatasan tersendiri yang tidak boleh diabaikan. Terlepas dari kekurangannya, Granit tetap menjadi investasi yang berharga bagi mereka yang mengutamakan stabilitas, presisi, dan tingkat getaran rendah dalam operasi pemrosesan wafer mereka. Dengan perawatan dan pemeliharaan yang tepat, alas mesin Granit dapat menjadi pilihan yang sangat tahan lama dan andal untuk peralatan pemrosesan wafer.
Waktu posting: 28-Des-2023