Banyak pembeli sering berasumsi bahwa semua permukaan marmer berwarna hitam. Pada kenyataannya, ini tidak sepenuhnya benar. Bahan baku yang digunakan pada permukaan marmer biasanya berwarna abu-abu. Selama proses penggilingan manual, kandungan mika di dalam batu dapat pecah, membentuk guratan hitam alami atau area hitam mengkilap. Ini adalah fenomena alami, bukan lapisan buatan, dan warna hitam tersebut tidak akan pudar.
Warna Alami Permukaan Piring Marmer
Pelat permukaan marmer dapat tampak hitam atau abu-abu, tergantung pada bahan baku dan metode pengolahannya. Meskipun sebagian besar pelat di pasaran tampak hitam, beberapa di antaranya secara alami berwarna abu-abu. Untuk memenuhi preferensi pelanggan, banyak produsen mewarnai permukaan pelat menjadi hitam secara buatan. Namun, hal ini tidak memengaruhi akurasi pengukuran atau fungsionalitas pelat dalam penggunaan normal.
Bahan Standar – Granit Hitam Jinan
Menurut standar nasional, material yang paling diakui untuk pelat permukaan marmer presisi adalah Granit Hitam Jinan (Jinan Qing). Warna gelap alaminya, butiran halus, kepadatan tinggi, dan stabilitas yang sangat baik menjadikannya patokan untuk platform inspeksi. Pelat ini menawarkan:
-
Akurasi pengukuran tinggi
-
Kekerasan dan ketahanan aus yang sangat baik
-
Kinerja jangka panjang yang andal
Karena kualitasnya yang unggul, lempengan Granit Hitam Jinan seringkali sedikit lebih mahal, tetapi banyak digunakan dalam aplikasi kelas atas dan untuk ekspor. Lempengan ini juga dapat lolos inspeksi kualitas pihak ketiga, yang memastikan kepatuhan terhadap standar internasional.
Perbedaan Pasar – Produk Kelas Atas vs. Produk Kelas Bawah
Di pasar saat ini, produsen pelat permukaan marmer umumnya terbagi menjadi dua kategori:
-
Produsen Kelas Atas
-
Gunakan material granit premium (seperti Jinan Qing)
-
Patuhi standar produksi yang ketat.
-
Memastikan presisi tinggi, kepadatan stabil, dan masa pakai yang lama.
-
Produk-produk ini cocok untuk pengguna profesional dan pasar ekspor.
-
-
Produsen Kelas Bawah
-
Gunakan material yang lebih murah, berdensitas rendah, dan cepat aus.
-
Gunakan pewarna hitam buatan untuk meniru granit premium.
-
Permukaan yang diwarnai dapat memudar jika dilap dengan alkohol atau aseton.
-
Produk-produk tersebut sebagian besar dijual ke bengkel-bengkel kecil yang sensitif terhadap harga, di mana biaya diprioritaskan di atas kualitas.
-
Kesimpulan
Tidak semua permukaan marmer berwarna hitam secara alami. Meskipun Granit Hitam Jinan diakui sebagai material terbaik untuk platform inspeksi presisi tinggi, menawarkan keandalan dan daya tahan, ada juga produk berbiaya lebih rendah di pasaran yang mungkin menggunakan pewarna buatan untuk meniru penampilannya.
Bagi pembeli, kuncinya bukanlah menilai kualitas hanya berdasarkan warna, tetapi juga mempertimbangkan kepadatan material, standar akurasi, kekerasan, dan sertifikasi. Memilih pelat permukaan Granit Hitam Jinan bersertifikat menjamin kinerja dan akurasi jangka panjang dalam aplikasi pengukuran presisi.
Waktu posting: 18 Agustus 2025
