Manfaat & Keterbatasan Mesin Pengukur Koordinat

Mesin CMM (Coordinate Measuring Machine) seharusnya menjadi bagian integral dari setiap proses produksi. Hal ini karena keunggulannya yang sangat besar melebihi keterbatasannya. Meskipun demikian, kita akan membahas keduanya di bagian ini.

Manfaat Menggunakan Mesin Pengukur Koordinat

Berikut adalah berbagai alasan untuk menggunakan mesin CMM dalam alur kerja produksi Anda.

Hemat Waktu dan Uang

Mesin CMM merupakan bagian integral dari alur produksi karena kecepatan dan akurasinya. Produksi alat-alat kompleks semakin marak di industri manufaktur, dan mesin CMM sangat ideal untuk mengukur dimensinya. Pada akhirnya, mesin ini mengurangi biaya dan waktu produksi.

Kualitas Terjamin

Berbeda dengan metode pengukuran dimensi komponen mesin konvensional, mesin CMM adalah yang paling andal. Mesin ini dapat mengukur dan menganalisis komponen Anda secara digital sekaligus menyediakan layanan lain seperti analisis dimensi, perbandingan CAD, sertifikasi alat, dan rekayasa balik. Semua ini diperlukan untuk tujuan jaminan kualitas.

Serbaguna dengan Berbagai Probe dan Teknik

Mesin CMM kompatibel dengan berbagai jenis perkakas dan komponen. Kompleksitas komponen tidaklah menjadi masalah karena mesin CMM dapat mengukurnya.

Keterlibatan Operator yang Lebih Sedikit

Mesin CMM adalah mesin yang dikendalikan komputer. Oleh karena itu, mesin ini mengurangi keterlibatan personel manusia. Pengurangan ini mengurangi kesalahan operasional yang dapat menyebabkan masalah.

Keterbatasan Penggunaan Mesin Pengukur Koordinat

Mesin CMM jelas meningkatkan alur kerja produksi sekaligus memainkan peran penting dalam manufaktur. Namun, mesin ini juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu Anda pertimbangkan. Berikut adalah beberapa keterbatasannya.

Ujung probe harus menyentuh permukaan.

Setiap mesin CMM yang menggunakan probe memiliki mekanisme yang sama. Agar probe berfungsi, probe harus menyentuh permukaan bagian yang akan diukur. Ini bukan masalah untuk bagian yang sangat tahan lama. Namun, untuk bagian dengan lapisan akhir yang rapuh atau halus, sentuhan berulang dapat menyebabkan kerusakan pada bagian tersebut.

Komponen Lunak Dapat Menyebabkan Kerusakan

Untuk komponen yang terbuat dari bahan lunak seperti karet dan elastomer, penggunaan alat pengukur dapat menyebabkan komponen tersebut penyok. Hal ini akan menyebabkan kesalahan yang terlihat selama analisis digital.

Harus Memilih Probe yang Tepat

Mesin CMM menggunakan berbagai jenis probe, dan untuk hasil terbaik, probe yang tepat harus dipilih. Pemilihan probe yang tepat sangat bergantung pada dimensi komponen, desain yang dibutuhkan, dan kemampuan probe tersebut.


Waktu posting: 19 Januari 2022