Restorasi permukaan pelat granit (atau marmer) biasanya menggunakan metode penggerindaan tradisional. Selama proses perbaikan, permukaan pelat yang aus dipasangkan dengan alat penggerindaan khusus. Bahan abrasif, seperti butiran intan atau partikel silikon karbida, digunakan sebagai media bantu untuk melakukan penggerindaan berulang. Metode ini secara efektif mengembalikan permukaan pelat ke kerataan dan presisi aslinya.
Meskipun teknik restorasi ini dilakukan secara manual dan bergantung pada teknisi berpengalaman, hasilnya sangat dapat diandalkan. Teknisi terampil dapat secara akurat mengidentifikasi titik-titik yang menonjol pada permukaan granit dan menghilangkannya secara efisien, memastikan lempengan tersebut kembali rata dan akurat ukurannya.
Pendekatan penggilingan tradisional ini tetap menjadi salah satu metode paling efektif untuk menjaga stabilitas dan presisi jangka panjang pelat permukaan granit, menjadikannya solusi tepercaya di laboratorium, ruang inspeksi, dan lingkungan manufaktur presisi.
Waktu posting: 15 Agustus 2025
